IDEN
Komitmen Produk Halal Indonesia Untuk Dunia
08 Juli 2022

Jakarta, KNEKS – KNEKS bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mengadakan webinar dengan tema “UKM Produk Halal, dari Indonesia untuk Dunia” pada Kamis (30/06). Webinar ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut Kerja sama KNEKS-LPEI dan Program Literasi Pembiayaan Ekspor Syariah dari Sub-Pokja Pembiayaan dan Pembayaran Syariah, Kelompok Kerja (Pokja) Indonesia Halal Export Incorporated.

Indonesia memiliki sumber daya yang kuat untuk menjadi Indonesia sebagai Pusat Produsen Produk Halal. “Pada tahun 2022 Indonesia termasuk Top 10 GDP in OIC 2022 yang merupakan kekuatan potensial produk halal Indonesia. Keberhasilan Kolaborasi dikuatkan dengan Indonesia dengan jumlah populasi muslim, komitmen pemerintah, lembaga perbankan/keuangan syariah, serta dukungan infrastruktur teknologi komunikasi yang baik,” jelas Didi Sumedi, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI selaku Koordinator Kelompok Kerja Indonesia Halal Export Incorporated.

Rijani Tirtoso, Direktur Eksekutif LPEI menyampaikan komitmen LPEI dalam ekspor produk halal. “LPEI bersama KNEKS dan BPJPH mendukung dalam pembiayaan ekspor produk halal, peran perkembangan syariah, dan sertifikasi halal serta program pendampingan program UMKM. Kami berkomitmen untuk terus menjalankan peran nasional dalam ekspor, khususnya produk halal. LPEI akan memfasilitasi 100 UKM binaan untuk pengurusan sertifikasi halal,” ujar Rijani.

Terkait halal, BPJPH telah memverifikasi lembaga halal  luar negeri dan bekerja sama dengan dengan 88 lembaga dari 35 negara. “Dengan percepatan pencatatan dan verifikasi maka kewajiban prinsip sertifikasi halal terus didorong supaya UMKM dalam ekspor terus didorong.” kata Mastuki, Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal . 

KNEKS menegaskan pentingnya koordinasi berbagai pemangku kepentingan dalam pendampingan ekspor UMKM khususnya produk halal. “Sudah cukup banyak pelaku yang bergerak dalam mendukung percepatan ekspor, yang paling penting penguatan koordinasi dari semua kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan bersama bersinergis dan saling memberikan manfaat dalam menjalankan percepatan ekspor” ujar Putu Rahwidhiyasa, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah ME KNEKS.

Gerald Grisanto, Kepala Divisi Jasa Konsultasi dan Rusdi Dahardin, Kepala Divisi Syariah LPEI menambahkan penjelasan mengenai layanan finansial LPEI dan program utama LPEI non-finansial. Webinar kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama peserta yang merupakan pelaku UMKM. Pembahasan di antaranya meliputi cara mengikuti kurasi LPEI,  prosedur pengajuan Desa Devisa, dan program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Penulis: Anindita Widyaningrum
Redaktur Pelaksana: Ishmah Qurratu'ain

Berita Lainnya